— tertawa saat memberi ceramah sebaiknya ala kadarnya —tidak ada diantar kam…

23

[ad_1]
— tertawa saat memberi ceramah sebaiknya ala kadarnya —

tidak ada diantar kamu kecuali semuanya akan berjembat di sirotol mustaqim, mau anak siapa juga tidak ada pengecualian mau anak kiyai atau anak habaib musti berjembat di sirotol mustaqim, shabat nabi saja yang bernama umar bin khattab ra tidak pernah tampak tersenyum, mertua nabi itu tidak tampak tersenyum apa lagi tertawa terbahak-bahak, ditanya mengapa engkau tidak pernah nampak tertawa, syadina umar menjawab saya tidak akan pernah bisa tertawa sebelum ada kepastian saya nanti selamat saat saya berjembat di sirotol mustaqim.

sampai begitu shabat nabi yang sudah dijamin oleh nabi 10 besar dari shabat nabi yang masuk sorga, masih ada rasa kawatir karena takut tidak selamat saat berjembat dimana sirotol mustaqim, padahal dia termasuk 10 besar yang namanya ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Sa’id Al Bushiri “…Wa ‘an abi hafshil-faruqi shahibihi. Man qauluhul-fashlu fi ahkamihi ‘umaru…” sudah dijamin masih berkata seperti itu, kita sudah dijamin belum?

mohon maaf bukan berarti kita tidak boleh tertawa, dalam ceramah juga boleh tertawa tapi tertawa itu jangan seperti garam buat makanan jangan makananya di aurin garem sebanyak – banyaknya, kira-kira kalo garem di taro dimakanan, makanannya itu mahal-mahal tapi garemnya itu sampe 5kg kira-kira dimakan gak sama kita? saya katakan bukan tidak boleh tertawa kasih tertawa itu ala kadarnya untuk membuat itu makanan jadi gurih

Rasulullah saw juga senang pada orang yang bisa bikin tertawa, sampai ada sahabat nabi namanya nu’aiman ra, sampai nabi katakan yang artinya “nu’aiman nanti bakal masuk surga dalam keadan tertawa karena nu’aiman telah bikin saya tertawa waktu di dunia” nabi kasih kabar gembira

dikutip dari ceramah dari Sayyidil Waalid AlHabib Ali bin Abdurahman bin Ahmad Assegaf

mari share dan subscribe official channel youtube Sayyidil Waalid AlHabib Ali bin Abdurahman bin Ahmad Assegaf

untuk mengurangi faham – faham yang merugikan umat klik http://tv.majelisalafaf.com


[ad_2]

Source

23 KOMENTAR

Komentar ditutup.